Mengatasi Konsumen Yang Suka Membandingkan Harga? Begini Caranya

Mengatasi Konsumen Yang Suka Membandingkan Harga? Begini Caranya – Demi memenangkan persaingan bisnis, harga harus didesign sedemikian rupa biar konsumen dan pelanggan tetap tertarik untuk membelinya. Dalam dunia bisnis, memilih harga dihentikan sembarangan, harus dikaji dalam banyak sekali perspektif. Harga yang terlalu tinggi akan membunuh penjualan, sedangkan harga yang terlalu rendah akan membinasakan laba, cukup sulit bukan?

Namun dikala kau sanggup memilih harga yang pas, segalanya akan terasa nyaman. Tapi, ada satu hal yang sanggup membuat kau pusing dan mungkin merasa jengkel, yaitu dikala konsumen membandingkan harga produk kau dengan harga produk lainnya. Tak lain dan tak bukan, mereka hanya menginginkan harga yang lebih lebih dan lebih rendah lagi.

Itu hal yang biasa dan lumrah terjadi, dan kau sebagai penjual memang harus mengerti impian konsumen tersebut. Bagi mereka, kalau sanggup sih gratis sekalian, hehe . Tapi hening saja, ini merupakan proses tawar menawar dan seleksi pilihan bagi konsumen, biarlah konsumen melaksanakan apa saja sesukanya, kini tinggal bagaimana seni administrasi kau untuk mengatasi hal tersebut.

Daripada kau mengatasinya dengan cara marah-marah, emosi dan malah gelisah, ada cara yang lebih elegan untuk mengatasi situasi menyerupai itu. Sebelum kau mempelajari cara mengatasi konsumen yang suka membandingkan harga, ketahui dulu bahwa apa yang dikatakan oleh konsumen itu 99% ialah ketidaktepatan.

Jika ada konsumen yang bilang “ah, harga di sebelah cuma Rp.xxx, kok di sini malah banget” atau “kemarin harganya gak segini, kok kini mahal banget”, artinya konsumen hanya ingin harga yang lebih murah lagi.

Konsumen yang membandingkan harga juga tidak hanya terjadi di jual-beli secara eksklusif saja, konsep penjualan “no tawar-menawar”, toko online, dan sebagainya juga tidak luput dari pembandingan harga. Yang jadi masalahnya adalah, sudah sempurna kah interpretasi konsumen itu? Jangan-jangan mereka mengira bahwa produk kau sama dengan produk lainnya, padahal produk kau lebih berkualitas dan lebih baik. Di sinilah kau harus meningkatkan visualisasi produk yang kau miliki!

Lalu, bagaimanakah cara mengatasi konsumen yang suka membandingkan harga tersebut? Tidak terlalu sulit sebenarnya, ada beberapa cara yang sanggup kau coba, berikut ulasannya:

Mengatasi Konsumen Yang Suka Membandingkan Harga Mengatasi Konsumen Yang Suka Membandingkan Harga? Begini Caranya

Sebelumnya, Kamu Memang Harus Sudah Menentukan Harga Secara Tepat
Walau sudah memilih harga secara sempurna masih mungkin di banding-bandingkan oleh konsumen, namun hal ini sanggup berpotensi mengurangi kejadian menyerupai itu. Menentukan harga yang sempurna artinya sudah diubahsuaikan dengan kualitas dan harga pasaran, sehingga di sini kau sanggup mempersempit pembandingan yang dilakukan oleh konsumen.

Untuk memilih harga jual yang tepat, ada banyak faktor yang perlu kau perhatikan, seperti:
  • Pelanggan
  • Pesaing
  • Biaya
  • Kemanfaatan untuk usaha
Tetap Tenang dan Jangan Terprovokasi
Pembeli ialah raja, tapi si raja ini kadang membuat kita kesal. Kita sudah berpikir keras memilih harga, tapi diprotes seenaknya. Huss, tidak masalah.. kau gak perlu terprovokasi dengan hal tersebut, jernihkan pikiran dan tetap tenang. Kalau kau memilih harga yang sempurna dan wajar, seharusnya kau mempunyai alasan yang logis untuk dijelaskan kepada mereka kenapa harga produkmu sebesar itu.


Kalau kau ketemu konsumen yang resek, jangan ikut resek, kalau ketemu yang emosional jangan ikut emosi, itulah kunci menghadapi si raja ini. Ketika kau belanja, kau juga akan menjadi raja, kau niscaya paham bagaimana rasanya kalau sedang belanja namun pelayanannya jelek.. jadi, pandanglah dari perspektif si raja!

Tunjukkan Apa Kelebihan Produk Kamu
Kualitas akan kuat pada harga, tingginya biaya untuk membuat produk berkualitas tentu akan berdampak pada tingginya harga pula. Alasan terbaik untuk menjawab pertanyaan kenapa harga produk kau lebih mahal dari produk lainnya ialah alasannya ialah kualitas (atau brand), dan bukannya faktor persentase laba. Jadi, kau sanggup lebih PD kalau harga tinggi diikuti kualitas yang tinggi.

Masalahnya sekarang, sudahkah konsumen paham akan kualitas produk yang kau miliki tersebut? Kadang, alasannya ialah ketidakcukupan dan ketidakjelasan informasi, konsumen sanggup gagal paham wacana kualitas produk kau sehingga hanya fokus pada harga saja. Mereka hanya membandingkan harganya tanpa memperhatikan kualitas. Kalau produk kau lebih berkualitas dengan harga yang lebih tinggi, ya tentu saja produk kau gak bakalan jadi pilihan mereka.

Jadi, sediakanlah informasi yang cukup akan kualitas produk kamu, kalau kau memakai system online, cantumkanlah gambar yang jelas, informasi bahan/materi, dan sebagainya, pada dasarnya sediakanlah visualisasi sejelas-jelasnya. Tapi ingat, jangan pernah mengatakan kelebihan produk kau dengan menjelek-jelekkan produk milik pesaing, itu hanya akan jadi racun bagimu.

Jangan Salah Target
Sebaik-baiknya kau mendesign harga, akan lucu kalau kau salah sasaran dalam pemasaran dan penjualannya. Harga itu terang harus diubahsuaikan dengan target, lha kalau salah target? Ya niscaya banyak yang mengeluh dengan harganya. Jadi, pastikan bahwa pemasaran dan penjualan sudah sesuai dengan target. Pemasaran berkaitan bersahabat dengan bagaimana kau akan mengenalkan produk ke si target, sedangkan penjualan berkaitan dengan di mana dan bagaimana kau penjual produk tersebut.

Oke, itulah ulasan wacana cara mengatasi konsumen yang suka membandingkan harga. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu memecahkan  permasalahan yang kau hadapi terkait pembandingan harga tersebut. Sukses selalu!